Monday, July 23, 2018

Prosedur Pembuatan Surat Keterangan Bebas Narkoba dan Surat Keterangan Sehat di RSKO Cibubur Jakarta Timur


Bagi calon pencari kerja atau pegawai, Surat Keterangan Bebas Narkoba menjadi salah satu berkas yang sangat penting. Apalagi saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya memerangi permasalahan sosial terkait dengan penyalahgunaan narkoba. Bagi yang sudah terbiasa mengurus Surat Keterangan Bebas Narkoba, mungkin sudah terasa mudah, tetapi belum tentu yang masih pemula dalam arti tidak pernah sama sekali mengurus Surat Keterangan Bebas Narkoba sebelumnya. Oleh karena itu artikel ini akan menjelaskan cara atau prosedur yang harus dilakukan untuk mendapatkan Surat Keterangan Bebas Narkoba dan Surat Keterangan Sehat di RSKO Cibubur Jakarta Timur. Dalam proses pembuatan Surat Keterangan Bebas narkoba (SKBN) dan Surat Keterangan Sehat (SKS) tidak diperlukan persyaratan-persyaratan yang rumit, namun biaya yang dikeluarkan cukup mahal yaitu sebesar Rp.250.000.

Setelah datang ke RSKO Cibubur, anda langsung ke loket pendaftaran dan mengisi formulir. Disarankan agar datang pagi pagi agar tidak terkena antrian yang panjang. Pengalaman penulis dalam membuat SKBN dan SKS yaitu datang pukul 8 pagi dan sudah mulai cukup ramai antrian yang akan membuat SKBN dan SKS. Urutan langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
1.      Mengisi formulir yang diberikan oleh petugas pendaftaran isi sesuai contoh yang sudah tertera di papan pengumuman.
2.      Mengembalikan formulir pendafataran yang sudah terisi lalu petugas akan menyuruh anda ke loket kasir untuk membayar biaya pendaftaran dan biaya pembuatan SKBN dan SKS.
3.      Anda akan disuruh ke ruang 6.25 yaitu dimana ruang pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan data diri yang langsung ditanyakan oleh dokter pembuat SKBN dan SKS
4.      Setelah diperiksa anda langsung menuju ke lantai 2 dimana tempat pemeriksaan urine. Letakanya ada di pojok lorong setelah menaiki tangga.
5.      Anda akan diberikan sebuah tempat kecil berbentuk gelas kecil yang berfungsi sebagai tempat urine anda. Lalu anda akan ddisuruh ke toilet dekat situ untuk kencing dan menaruhnya di gelas kecil tersebut.
6.      Anda akan menunggu SKBN dan SKS tersebut jadi sekitar 1-2 jam.
7.      Jika anda ingin melegalisir maka anda akan dikenakan biaya 15ribu dan langsung datang ke loket kasir dengan menyerahkan SKBN asli dan menunggu sebentar.

Demikian penjelasan tentang prosedur pembuatan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) dan Surat Keterangan Sehat (SKS) di RSKO Cibubur Jakarta Timur. Ingat loh beda rumah sakit beda prosedur, penulis menjelaskan menurut pengalaman penulis sendiri dalam membuat SKBN dan SKS di RSKO tersebut. Yang masih bingung bisa langsung komen di bawah. Cheers

Monday, July 16, 2018

PROSEDUR PEMBUATAN SKCK DAN RUMUS SIDIK JARI DI POLRESTA DEPOK


PERSIAPAN

Membuat SKCK saat ini sudah terbilang mudah jika kita mengetahui step by step yang harus dilakukan. Jika kita rajin membaca petunjuk pembuatan SKCK, kita tidak akan kesulitan untuk memprosesnya. Artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman penulis dalam membuat SKCK di Polresta Depok yang terletak di Jalan Margonda Raya, tepatnya di seberang ITC Depok. Kelebihan membuat SKCK di Polresta Depok adalah kita bisa sekaligus membuat Rumus Sidik Jari yang tidak dilayani jika kita membuat SKCK di Polsek. Hal yang pertama harus disiapkan dalam membuat SKCK adalah menyiapkan berkas yang harus diserahkan ke petugas pembuat SKCK, yaitu:

1.      Fotocopy KTP 1 lembar
2.      Fotocopy Kartu Keluarga 1 lembar
3.      Fotocopy Akta Lahir (jika tidak ada bisa digantikan dengan Fotocopy ijazah SMA) 1 lembar
4.      Pas foto 4x6 background MERAH 6 lembar (2 lembar untuk pembuatan Rumus Sidik Jari, 4 lembar diserahkan ke petugas pembuat SKCK)

Jika kita sudah mempersiapkan semua berkas yang diperlukan, hal selanjutnya yang dilakukan adalah pendaftaran secara online. Karena menurut pengalaman penulis, banyak dari pembuat SKCK kebingungan saat sudah mengantri lama tapi setelah giliran dia mendaftar, dia ditolak petugas karena belum mendaftar online. Persyaratan ini tentu saja membutuhkan sebuah Gadget online dan harus dibawa saat membuat SKCK. Langkah yagn dilakukan untuk pendaftaran online adalah sebagai berikut:

1.      Buka situs polrestadepok.skckonline.id
2.      Lalu masukan username, email, dan password yg digunakan untuk log in ke dalam akun.
3.      Log in menggunakan akun yang telah dibuat tadi.
4.      Klik link Buat SKCK baru
5.      Isi kolom kolom yang diperlukan untuk membuat SKCK.
6.      Setelah semua terisi, klik Simpan dan Keluar
7.   Cek data anda di kolom daftar pengajuan SKCK, lalu cek kode Pengajuannya, Screenshoot kode Pengajuan tersebut


PEMBUATAN SKCK
            Setelah melengkapi persyaratan online, maka anda diharuskan untuk datang langsung ke kantor pembuatan SKCK yaitu di Polresta Depok. Disarankan untuk datang lebih pagi agar tidak terkena antrian panjang, karena di Polresta Depok merupakan pusat pembuatan SKCK bagi warga depok. Sebelum mengantri di petugas pendaftaran ada baiknya anda memeriksa apakah kelengkapan berkas rumus sidik jari anda sudah terlengkapi atau belum. Jika belum anda diharuskan untuk membuatnya terlebih dahulu karena juka sudah terlanjur mengantri petugas tidak akan menerima berkas anda. Untuk membuat Rumus Sidik Jari anda harus ke ruang NAFIS yang ada di sebelah selatan kantor Polres Depok (jika bingung tanya petugas SKCK maka anda akan diberitahu tempatnya). Berikut langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat Rumus Sidik jari:

1.      Datang ke petugas yang berjaga untuk meminta formulir pendaftaran Rumus Sidik Jari.
2.      Petugas akan menanyakan untuk keperluan apa anda membuat SKCK.
3.      Mengisi formulir pendaftaran seperti pada contoh yang tertera.
4.      Mengumpulkan formulir yang telah terisi tadi dan menyerahkan 2 lembar pas foto ukuran 4x6 berlatar belakang merah
5.      Menunggu panggilan
6.      Apabila sudah dipanggil anda diarahkan petugas untuk memberikan seluruh sidik jari pada jari anda.
7.      Menunggu panggilan untuk mendapatkan rumus sidik jari.
8.      Semua proses pembuatan Rumus Sidik Jari tidak dipungut biaya alias gratis.

Setelah anda mendapat Rumus Sidik Jari anda langsung masuk antrian ke petugas pendaftaran SKCK. Berikut langkah langkah yang harus dilakukan di depan petugas pendaftaran:

1.      Menyerahkan Kode Pengajuan yang telah anda daftarkan di website polresta depok.
2.     Menyerahkan semua berkas yang telah disiapkan berikut dengan Rumus Sidik Jari dan 4 lembar pas foto yang telah disiapkan.
3.      Membayar biaya administrasi sebesar 30 ribu rupiah.
4.      Mengambil nomor antrian.
5.      Setelah dipanggil anda langsung menerima SKCK yang sudah jadi.
6.      Petugas menganjurkan SKCK untuk di fotocopy agar bisa langsung dilegalisir.
7.      Setelah di fotocopy anda balik lagi ke lokat penyerahakn SKCK tadi untuk keperluan legalisir.
8.      Biaya legalisir gratis, anda hanya cukup membayar biaya fotocopy

Jadi itulah prosedur untuk membuat skck di kantor Polresta Depok. Jika masih kebingungan, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas yang berjaga, maka petugas dengan senang hati membantu seperti yang penulis lakukan waktu pertama kali membuat SKCK. Penulis diarahkan untuk mendaftarkan online terlebih dahulu, setelah itu petugas mempersilahkan untuk ikut mengantre ke loket pendaftaran. Kisaran waktu total untuk menunggu pembuatan SKCK tersebut kurang lebih 30-60 menit, tergantung panjangnya antrian di loket pendaftaran, oleh karena itu penulis menganjurkan untuk datang lebih pagi agar tidak terkena antrian yang panjang dan melelahkan. Demikian artikel ini dibuat, kritik dan saran silahkan tuangkan di kolom komentar, dan biasakan berkomentar yang baik dan jelas. Selamat mencoba, terima kasih.

Wednesday, May 7, 2014

Prostitusi

tempat lokalisasi atau prostitusi sering dipandang sebelah mata oleh sebagian besar lapisan masyarakat, namun tidak seluruhnya. bagi orang orang yang menggantungkan hidupnya di sekitar tempat prostitusi ini tentu mendukung dengan adanya kegiatan prostitusi ini. jika dikaji menurut agama islam, kegiatan prostitusi ini jelas sangat dilarang dan diharamkan untuk dilakukan. tapi jika kita melihat dari fakta fakta sosial nya, kegiatan prostitusi ini terus berjalan walau dihadang oleh beberapa halangan yang menimpanya. ya logikanya kalo prostitusi ini terus berjalan berarti masih banyak pengguna jasa jasa prostitusi ini yang artinya mereka yang menggunakan jasa prostitusi ini yang jelas mendukung kegiatan tersebut.

ada banyak hal selain agama yang perlu dikaji dari kegiatan prostitusi ini. kegiatan ini jelas menimbulkan banyak efek dan tanggapan negatif dari masyarakat yang kontra terhadap kegiatan ini. namun jika dilihat lebih jauh lagi, kegiatan prostitusi juga bermanfaat dalam mengurangi penyimpangan-penyimpangan sosial yang terjadi. salah satunya adalah mengurangi tingkat kasus pemerkosaan terhadap perempuan. walaupun tidak terlalu ampuh dalam mengatasi kasus pemerkosaan ini, prostitusi merupakan alternatifnya. contoh logikanya adalah ketika suatu prostitusi itu ditutup, lalu pengguna jasa jasa prostitusi ini akan bingung untuk mencari penggantinya untuk memenuhi hasrat nafsunya. lalu apa hasilnya? ada 3 kemungkinan yang menurut saya yang paling masuk akal, yang pertama adalah mereka yang dulunya pengguna jasa prostitusi ini akan kebingungan ketika mencari penggantinya, lalu jika mereka ingin melakukan kegiatan ini, mereka akan mencari tempat prostitusi baru demi mengganti tempat prostitusi yang lama. yang kedua, mereka akan tetap menghubungi wanita wanita yang menjadi 'bahan dagangan' di tempat prostitusi lama dengan tidak langsung bertemu di tempat yang sudah ditutup melainkan melakukan perjanjian di suatu tempat. yang ketiga adalah yang paling buruk menurut saya, yaitu melakukan hal hal nekat yang tidak di harapkan semua orang yaitu melakukan pemerkosaan. 

seperti yang saya ungkapkan diatas tadi, prostitusi bukan jalan satu satunya untuk mengurangi angka kasus pemerkosaan yang terjadi di negeri ini, tapi bisa menjadi alternatif untuk menguranginya. jadi jangan hanya memandang suatu fenomena itu dari satu sudut pandang saja. sesuai dengan prinsip sosiologi, lihatlah permasalahan jangan dari satu sudut pandang saja, karena sosiologi itu kompleks dan dinamis. dan jika kita akan menilai sesuatu, pikirkanlah dahulu, banyangkan apa yang terjadi jika anda menjadi pelaku pelaku fenomena tersebut, lalu jawablah dengan sudut pandang anda.

Thursday, April 24, 2014

Pengamen Jalanan

soreeee
gue mau berbagi cerita nih sama kalian, sore ini pas gue pulang les di Lia malang, gue ketemu sama pengamen jalanan. nah pengamen jalanan itu masih cilik sekitar umur 3taunan lah, anjir gue miris banget ngeliat itu anak. di usia nya yang masih cilik itu harusnya dia bebas main sama temen temennya, gue ga habis pikir apa yang ada di otak orang tuanya, apakah orang tua mereka itu nggak pernah kecil? apa orang tua mereka itu dilahirin langsung gede terus kawin terus punya anak? apa motivasi orang tua para pengamen jalanan yang masih cilik itu nyuruh anaknya yg masih kecil untuk ngamen nyari uang di jalanan? apakah mereka ga mikir resiko yang bakal ditanggung kalo ada kejadian apa apa yang bakal menimpa anaknya? dan apa mereka nggak mikir balasan apa nanti yang bakal mereka terima di akhirat nanti?

pertanyaan pertanyaan tersebut mungkin nggak terpikirkan oleh orang tua anak anak pengamen jalanan tersebut. harusnya orang tua pengamen jalanan itu tidak memperkerjakan anak mereka sendiri. mungkin orang orang yang lalu lalang di jalan tersebut tidak terlalu memperhatikan keberadaan anak anak pengamen jalanan tersebut, mungkin hanya segelintir yang memperhatikan anak anak tersebut dan menunjukan rasa empatinya dengan memberikan sedikit uang untuk mereka. di blog ini sih gue cuma mau nunjukin keprihatinan gue aja, kalo gue itu miris ngeliat anak anak yang masih dibawah umur 'dipaksa' untuk nyari uang sendiri dengan cara ngamen atau minta minta sama orang. gue sempet mikir, waktu gue kecil emak gue selalu ngomelin gue kalo main sampe ke pinggir jalanan. gue boleh keliaran di jalan waktu kelas 5 SD, itu juga gara gara gue pulang sekolah sendiri nggak ada yang nganterin, bukan gara gara gue disuruh untuk nyari uang ama emak gue. mungkin faktor ekonomi yang menjadi alasan utama orang tua mereka melakukan hal seperti itu. tetapi apakah harus menggunakan cara cara seperti itu? dengan memperkerjakan anak mereka sendiri? mungkin menurut mereka dengan memperkerjakan anak mereka sendiri itu bisa menambah uang yang diterima

ya begitulah realitas yang ada di negara ini. presiden bolak balik ganti tapi tetep aja masih ada yang begituan. penguasa yang masih rakus makan duit rakyat nggak akan pernah berhenti dan nggak akan peduli dengan realitas realitas sosial yang seperti ini. mungkin penguasa penguasa tersebut akan peduli ketika akan terjadi pemilu agar image image mereka di mata rakyat kecil itu baik dan memainkan media untuk mendukungnya secara habis habisan. ya itulah negaraku Endonesa. entah jalan keluar apa yang tersedia untuk permasalahan ini, yang jelas gue miris banget liat kejadian tadi yang gue liat pas pulang les. semoga orang tua mereka cepat sadar dan para penguasa bisa memberikan alternatif agar kejadian seperti ini bisa diminimalisir.

Saturday, March 1, 2014

Socikoclogy

hai guys selamat sore, sekarang hari sabtu malem yang berarti itu sekarang ini malem minggu dan gueee masih bengong di kosan bingung mau kemana karena gue gaada duit dan gapunya pasangan juga, sedikit ngenes, temen kosan gue ada acara sedangkan temen kampus gue pada gamau diajakin keluar, ya itu lah sedikit curhatan gue di malem minggu ngenes ini. bosen juga jadi jomblo yak wkwkw ngehe ngeloby cewe di kampus susah juga ternyata ga kayak yang gue bayangin dulu waktu SMA, kalo di SMA jadwalnya tetap dan setiap hari bisa ketemu, beda banget sama dunia kampus yang jadwalnya awur awuran.

daripada ngomongin cewe mending gue ngomongin tentang band band an gue di jurusan sosiologi ini deh ya, haha, jadi gue sama anak sosiologi yang lain itu bikin band, gatau juga sih pertama nya gimana, gue dulu diajakin sama leon untuk main kentrung di acara Research Day, yaitu acara penyambutan maba maba, cikitah maba wkwk, iya jadi itu acara penyambutan maba maba sosiologi yang diadain sama himpunan mahasiswa sosiologi alias Himasigi. acaranya tuh ya pengenalan pengenalan dosen dosen, terus juga pengenalan kegiatan akademik apa aja yang ada di jurusan sosiologi ini, sebagai acara penutup, gue dan temen temen gue yang tergabung dalam Socikoclogy ini (nama band yang gue sebutin tadi di awal) itu tampil, pada acara itu juga dimanfaatin sebagai loncing of de fers taim Socikoclogy hahaha. gue juga awalnya bingung ini berbentuk band apa boyband tapi entah lah yang penting penonton yang menonton kita itu senang dan gembira haha, band ini mengusung misi sosial dengan membawakan lagu lagu rakyat yang antimainstream dan sedikit lucu atau sedikit bodoh. dengan membawakan tema tersebut, kostum dari band ini pun diatur

Saturday, December 21, 2013

Nasionalisme dan Timnas Sepak Bola Indonesia??

hai hai hai udah lama nggak update nih, blog blog gue yang lama itu cuma sedikit rangkuman teori teori sosiologi klasik ya? haha iya itu cuma buat ngebantu gue dalam memahami teori aja, kalo cuma baca doang gue rada susah ngertinya jadi gue tulis rangkumannya dan gue update di blog ini biar tambah paham. tapi kali ini gue coba mau ngebahas nasionalisme nih, baru dapet ide pas nonton bola indonesia barusan haha, 

sebenernya apa sih itu nasionalisme ? menurut kamus besar bahasa Indonesia Nasionalisme adalah paham atau ajaran untuk mencintai bangsa dan negara sendiri atau dalam arti yang ribet Nasionalisme adalah kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yg secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan, dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran, dan kekuatan bangsa itu; semangat kebangsaan. nah udah sedikit ngerti kan gambaran nasionalisme itu apa. pelajaran yang banyak ngebahas nasionalisme ini paling sering nongol di pelajaran kewarganegaraan atau KWN. seringkali gue denger omongan "masa lo ga dukung negara lo sendiri sih, mana rasa nasionalisme lo?" lalu muncul pertanyaan di otak gue, apa iya rasa nasionalisme seseorang itu bisa dibuktikan dengan hanya mendukung sepak bola timnas Indonesia saja ? terus gimana nasib cabang olahraga lain? 

ga munafik juga sih, gue juga sebenernya suka sama bola, tapi sejak adanya dualisme liga indonesia dan makin banyaknya korupsi di badan PSSI gue makin ga simpati sama sepak bola indonesia. tim kesenengan

Thursday, October 24, 2013

Bunuh Diri (Emile Durkheim)


Durkheim memilih studi bunuh diri karena persoalan ini relatif merupakan fenomena konkret dan spesifik dimana tersedia data yang bagus secara komparatif. Akan tetapi alasan utama Drukheim untuk melakukan studi bunuh diri untuk menunjukan kekuatan disiplin sosiologi. Bunuh diri secara umum merupakan salah satu tindakan pribadi dan personal. Durkheim percaya bahwa jika dia bisa memperlihatkan bahwa sosiologi mampu berperan dalam menjeaskan tindakan yang kelihatannya bersifat individualistis seperti bunuh diri ini, maka dengan mudah ia akan memperluas ranah sosiologi kepada fenomena-fenomena lain yang terbuka bagi analisis sosiologis.

Sebagaimana seorang sosiolog, Durkheim tidak terlalu fokus mempelajari mengapa orang melakukan bunuh diri. Karena masalah ini adalah wilayah garapan psikologi. Durkheim Cuma tertarik untuk menjelaskan perbedaan angka bunuh diri, yaitu dia tertarik kenapa suatu kelompok memiliki angka bunuh diri lebih tinggi dibanding kelompok lain. Faktor psikologis ataupun biologis mungkin bisa menjelaskan kenapa sebagian individu dalam kelompok melakukan bunuh diri, akan tetapi Durkheim mengasumsikan bahwa hanya fakta sosial yang bisa menjelaskan kenapa suatu kelompok memiliki angka bunuh diri yang lebih tinggi dari yang lain